Friday, November 30, 2012
Tahapan Metode Penelitian
Tahapan –
Tahapan Metode Penelitian Ilmiah
yang Diperkenalkan oleh John Dewey :
1. The
Felt Need (Adanya Suatu Kebutuhan).
Seseorang merasakan adanya suatu kebutuhan yang
menggugah perasaannya sehingga dia berusaha mengungkapkan kebutuhan tersebut.
2.
The Problem (Menetapkan
Masalah).
Dari kebutuhan yang dirasakannya pada tahap the felt need di atas, diteruskan dengan
merumuskan, menempatkan, dan membatasi permasalahan (kebutuhan). Penemuan
terhadap kebutuhan dan masalah dapat dikatakan sebagai parameter yang sangat
penting dan menentukan kualitas penelitian. Studi literature, diskusi, dan
pembibingan yang dilakukan sebenarnya untuk merumuskan kebutuhan dan masalah yang
akan diteliti.
3.
The Hypothesis (Menyusun
Hipotesis).
Jawaban atau pemecahan masalah sementara yang
masih merupakan dugaan yang dihasilkan. Misalkan dari pengalaman, teori, dan
hukum yang ada.
4.
Collection of Data as Evidance
(Merekam Data untuk Pembutkian).
Membuktikan hipotesis dengan eksperimen,
pengujian dan merekam data di lapangan. Data-data dihubungkan satu dengan yang
lain untuk ditemukan kaitannya. Proses ini disebut analisis. Kegiatan analisis
dilengkapi dengan kesimpulan yang mendukung atau menolak hipotesis.
5.
Concluding Belief ( Kesimpulan
yang Diyakini Kebenarannya).
Berdasarkan analisis yang dilakukan pada tahap
keempat, dibuatlah suatu kesimpulan yang diyakini mengandung kebenaran,
khususnya untuk kasus yang diuji.
6.
General Value of the
Conclusion (Memformulasikan Kesimpulan Umum).
Kesimpulan yang dihasilkan tidak hanya berlaku
untuk kasus tertentu, tetapi merupakan kesimpulan (bias berupa teori, konsep,
dan metode) yang bias berlaku secara umum, untuk kasus lain yang memiliki
kemiripan-kemiripan tertentu dengan kasus yang telah dibuktikan di atas.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment