Slider FB-Like

Chat Box

Map
Friday, November 30, 2012

postheadericon Tahapan Metode Penelitian


Tahapan – Tahapan Metode Penelitian Ilmiah yang Diperkenalkan oleh John Dewey :


1. The Felt Need (Adanya Suatu Kebutuhan).
Seseorang merasakan adanya suatu kebutuhan yang menggugah perasaannya sehingga dia berusaha mengungkapkan kebutuhan tersebut.
2. The Problem (Menetapkan Masalah).
Dari kebutuhan yang dirasakannya pada tahap the felt need di atas, diteruskan dengan merumuskan, menempatkan, dan membatasi permasalahan (kebutuhan). Penemuan terhadap kebutuhan dan masalah dapat dikatakan sebagai parameter yang sangat penting dan menentukan kualitas penelitian. Studi literature, diskusi, dan pembibingan yang dilakukan sebenarnya untuk merumuskan kebutuhan dan masalah yang akan diteliti.
3. The Hypothesis (Menyusun Hipotesis).
Jawaban atau pemecahan masalah sementara yang masih merupakan dugaan yang dihasilkan. Misalkan dari pengalaman, teori, dan hukum yang ada.
4. Collection of Data as Evidance (Merekam Data untuk Pembutkian).
Membuktikan hipotesis dengan eksperimen, pengujian dan merekam data di lapangan. Data-data dihubungkan satu dengan yang lain untuk ditemukan kaitannya. Proses ini disebut analisis. Kegiatan analisis dilengkapi dengan kesimpulan yang mendukung atau menolak hipotesis.
5. Concluding Belief ( Kesimpulan yang Diyakini Kebenarannya).
Berdasarkan analisis yang dilakukan pada tahap keempat, dibuatlah suatu kesimpulan yang diyakini mengandung kebenaran, khususnya untuk kasus yang diuji.
6. General Value of the Conclusion (Memformulasikan Kesimpulan Umum).
Kesimpulan yang dihasilkan tidak hanya berlaku untuk kasus tertentu, tetapi merupakan kesimpulan (bias berupa teori, konsep, dan metode) yang bias berlaku secara umum, untuk kasus lain yang memiliki kemiripan-kemiripan tertentu dengan kasus yang telah dibuktikan di atas.

0 comments: